Berawal dari sebuah kisah, dimana seseorang kehilangan sesuatu yang
berharga.
berharga.
Ini mungkin hanya sekedar cerita singkat, namun mungkin bisa menjadi panutan untuk para pembaca agar tidak mudah berkata sesuatu yang mungkin akan terjadi<setiap perkataan adalah doa>
Cerita dimulai.
Diawali pada hari-hari yang menyenangkan dan berubah mnjadi kesibukan dan kesibukan itu menumpuk dan terus menumpuk. Seseorang itu kita sebut saja "Boy" si boy ini telah dianugerahi sesuatu dari yang maha kuasa <semua orang/manusia pastinya telah dianugrahi kelebihan masing-masing> Boy selalu membanggakan apa yang dia miliki semenjak SMP hingga SMA, disaat itu juga dia termasuk orang yang positif thingking.
Boy memiliki hobi menggambar dan mengcreate manga, Dia selalu berexperiment dengan seluruh imajinasinya dari gambar biasa, ecchi, hingga hentai, dan lain-lain. Suatu ketika saat mendekati kelulusan SMA dia berharap agar bisa lngsung mendapatkan kerjaan baru melanjutkan keperguruan tinggi dengan ada nya pikiran terlintas seperti itu dia tidak sengaja berkata "gw harus mulai serius untuk hidup lebih baik, selulus gw dari sini w akan berhenti menggambar, bikin komik, dan lain<kegiatan santai>".
Namun apa yang dia rencanakan sebelum kelulusan, hanya khayalan biasa. Kenyataannya dia harus masuk ke perguruan tinggi baru setelah itu bisa bekerja, dan mulai saat itu mau tidak mau semua harus dijalanin meski tidak sesuai keinginannya boy.
Semester demi semester terlewati, namun tingkat streess pun mulai meningkat hingga stadium 5 hahaha :D lebay.com. Dikarnakan tingkat stress boy sudah memasuki kata "stadium" kemudian terlintas sesuatu dalam pikiran, Boy tiba-tiba berkeinginan membuat manga lagi, namun coretan pertama terasa berbeda<mungkin dikarenakan sudah lama tidak berinteraksi dengan pencil dan kertas putih> lalu dia coba dengan menggambar hal ringan berupa wajah.. "OH shit" polesan wajah tidak sehalus seperti dulu. bntuk wajah yang kaku, pola mata yang seadanya, hidung alakadarnya, dan tipe rambut yang membosankan.
Beberapa kali dia mencoba namun hasil tetep sama, Lalu dia teringat apa yang dia pikirkan sewaktu kelulusan SMA "apa mungkin???" secara tidak sengaja setiap dia tidak mensyukuri apa yang dia miliki, dan menganggap hobi menggambar itu tidak dapat selalu dibanggakan.
Yah seperti kalian tau manusia itu terkadang lupa bersyukur dengan apa yang telah dianugerah kan kepadanya, dan karna kebangetan lupa dia kemungkinan membuang kelebihan itu secara sengaja mau pun tidak.
Pesan: buat kalian semua, lebih baik perhatikan setiap perkataan kalian sebelum semua menjadi buruk.
Creator dengan pengamalamannya
R


Komentar
Posting Komentar
Silahkan berikan komentar anda